Alek Batagak Panghulu Nagari Gurun 2026

Alek Batagak Panghulu Nagari Gurun 2026
Karapatan Adat Nagari Gurun
11 September 2025
Blog

Sungai Tarab, Luhak Nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar

Nagari Gurun akan menggelar sebuah peristiwa besar dalam tradisi adat Minangkabau, yaitu Alek Batagak Panghulu, pada 9–12 Juli 2026. Prosesi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat nagari, karena selain sebagai perayaan adat, juga menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan tradisional yang berakar dari filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

Makna Batagak Panghulu

Batagak Panghulu adalah salah satu prosesi adat tertinggi dalam masyarakat Minangkabau. Seorang panghulu tidak hanya menjadi pemimpin kaum, tetapi juga penjaga adat, pengayom masyarakat, serta penghubung antar unsur nagari seperti alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan pemuda.

Di Nagari Gurun, prosesi ini tidak hanya sakral tetapi juga penuh makna kebersamaan. Kehadiran masyarakat dari berbagai jorong akan memperlihatkan nilai gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap silsilah melalui ranji penghulu yang diperiksa dan disahkan sebelum pengukuhan.

Tahapan Menuju Batagak Panghulu

Menjelang acara besar ini, telah dilakukan beberapa tahapan penting, di antaranya:

  1. Pemberitahuan dan pengumuman resmi di mesjid.
  2. Penyampaian bakal calon penghulu oleh kaum.
  3. Pemeriksaan ranji oleh tim verifikator yang terdiri dari tokoh adat, akademisi, dan ninik mamak.
  4. Pengumuman calon penghulu terpilih setelah masa sanggah.
  5. Pembekalan calon penghulu dengan nilai adat dan kepemimpinan.

Rangkaian tersebut memastikan bahwa penghulu yang dikukuhkan benar-benar sah secara adat, berkompeten, dan mendapat restu masyarakat.

Rangkaian Acara 9–12 Juli 2026

Acara Batagak Panghulu Nagari Gurun akan berlangsung selama empat hari penuh dengan berbagai kegiatan adat, budaya, dan kebersamaan masyarakat:

  • Hari Pertama (9 Juli 2026): Pembukaan acara dengan pengumuman resmi dan kegiatan budaya seperti randai serta dendang saluang.
  • Hari Kedua (10 Juli 2026): Arak-arakan adat, pawai budaya dari berbagai jorong, serta persiapan prosesi utama.
  • Hari Ketiga (11 Juli 2026): Prosesi inti pengukuhan penghulu di balerong adat Nagari Gurun. Penghulu baru akan diangkat dengan simbol-simbol adat dan doa bersama.
  • Hari Keempat (12 Juli 2026): Penutupan dengan jamuan makan basamo, hiburan rakyat, dan doa syukur bersama seluruh masyarakat nagari.

Kebersamaan Masyarakat Nagari

Alek Batagak Panghulu tidak hanya milik satu kaum, tetapi milik seluruh masyarakat Nagari Gurun. Seluruh unsur nagari terlibat, mulai dari ninik mamak, bundo kanduang, alim ulama, cadiak pandai, pemuda, hingga generasi muda. Kehadiran masyarakat dan dukungan dari seluruh jorong menjadikan acara ini sebuah pesta budaya sekaligus warisan yang harus terus dilestarikan.

Penutup

Dengan digelarnya Batagak Panghulu Nagari Gurun 2026, masyarakat meneguhkan kembali jati diri Minangkabau yang menjunjung tinggi adat, syarak, dan kebersamaan. Acara ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga bentuk komitmen untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan adat demi masa depan nagari.

Mari bersama-sama menyukseskan alek besar ini, demi kelestarian budaya dan marwah Nagari Gurun di Tanah Datar.